Ads 468x60px

Bandar Bola Sbobet
Bandar Bola Sbobet
Showing posts with label bulu tangkis. Show all posts
Showing posts with label bulu tangkis. Show all posts

Rexy Mainaky Ingin Bentuk Pelatnas Ideal

Pelatnas Cipayung

Rexy Mainaky yang akan menjalani tugasnya sebagai Kabid Binpres baru akan memperbaiki sistem kepelatihan pada Pelatnas Cipayung. Rexy Mainaky membeberkan bahwa sejumlah perubahan-perubahan bakal ia lakukan guna membentuk pelatnas yang ideal. Pertama, tim nasional yang ada di Pelatnas Cipayung bakal dibagi menjadi dua bagian; utama & pratama.

Rexy Mainaky menyebutkan, tak hanya fokus terhadap senior, dan ia tak akan menelantarkan para pemain junior yang dinilainya sebagai aset di masa depan. Rexy bakal membuat program berkala untuk tim junior. Seperti: dalam kurun waktu dua tahun, apa saja yang mesti ditingkatkan dari atlet-atlet muda, lalu apakah skill mereka sudah meningkat, dan bagaimana performa dari segi fisik & mental. Serta apa-apa saja yang dapat ditingkatkan dengan metode aplikasi sport science.

Selama 4 tahun kemudian tentunya target dan program Rexy akan berubah. Misalnya saja dalam 10 ajang yang diikuti, 5 diantaranya harus meraih juara. Jika tidak jadi juara setidaknya harus bisa mencapai final. Dari hal kepelatihan, Pelatnas Cipayung bakal menerapkan sistem kepelatihan yang terpadu. Akan terdapat kepala pelatih dan juga pelatih yang semua struktur & kedudukannya terbilang jelas, lengkap dengan job description mereka masing-masing. Rexy Mainaky juga memandang bahwa kuantitas dan kualitas pelatih juga menentukan keberhasilan tim nasional. Rasio yang dianggap imbang untuk melatih sekitar 15 pebulu tangkis di satu nomor adalah paling tidak 3 orang pelatih.


Rexy Akan Disiplinkan Pemain 



Dari kabar yang berhasil dihimpun, Rexy Mainaky mengatakan bahwa selama ini yang menjadi penyebab menurunnya prestasi dari bulu tangkis Indonesia adalah kurangnya disiplin. Rexy dengan tegas bakal menerapkan sebuah sistem kepelatihan yang kental dengan kedisiplinan tidak terkecuali terhadapa pemain senior maupun yang junior.

“Pemain yang senior mesti menjadi role model, tidak dapat seenaknya saja. Jika mau mengatur juniornya mesti dibuktikan dulu dengan hal prestasi. Seperti saya sendiri yang sebagai Kabid Binpres, tidak bisa membuat peraturan jika saya sendiri tak disiplin,” terang Rexy Mainaky.

Selain masalah disiplin terhadap latihan di lapangan, atlet juga bakal ditertibkan pada saat mereka tengah berada di luar lapangan. Rexy pun disebutkan bakal menertibkan atlet dengan kembali memberlakukan jam malam di Pelatnas Cipayung.



Agen Bola Bursa Bandar
Baca Selengkapnya »»  

Vita Marissa Duet Dengan Pebulutangkis Muda

Vita Marissa

Vita Marissa, pebulu tangkis senior Indonesia bakal berduet dengan pebulu tangkis muda pada nomor ganda campuran di ajang Korea Open Super Series Premier 2013. Pebulu tangkis tersebut adalah Praveen Jordan, pemain kelahiran 26 April 1993 yang bakal menjadi pasangan Vita Marissa di turnamen dengan hadiah total 1 juta dolar AS tersebut.

Praveen Jordan bukanlah pemain baru, ia pernah berpasangan dengan Didit Juang Indrianto, Praveen adalah juara ganda putra di turnamen Djarum Sirnas Jatim Open 2012. Di ajang internasional, Praveen yang tak lain adalah pemain asal PB Djarum tersebut pernah merebut medali perunggu di Kejuaraan Asia Junior Tahun 2011 dengan Tiara Rosalia Nuraidah.

Vita Marissa menyebutkan bahwa terdapat sejumlah pelatih yang merekomendasikan Praveen jordan untuk menjadi pasangannya. Hal itu pun disambut baik oleh Vita, pasca melakukan uji coba di latihan dan hasilnya pun cukup baik. “Daripada saya harus berpasangan dengan pemain dari luar lagi, jika terdapat pemain junior Indonesia yang bagus mengapa tidak. Anak bangsa mesti didahulukan. Ajang Korea Open besok bakal menjadi trial untuk kami, jika cocok maka bisa saja dilanjutkan. Saya pun ingin melihat komitmen dan latihannya Praveen Jordan,” terang Vita Marissa seperti dilansir oleh badmintonindonesia.org.


Vita Pernah Duet Dengan Pemain Asing 



Vita Marissa tercatat pernah berduet dengan sejumlah pemain luar seperti Tony Gunawan asal Amerika Serikat, dan Robert Blair asal Skotlandia,. Di nomor ganda putri, Vita pun pernah berduet dengan Saralee Thoungthongkam asal Thailand.

Pada turnamen Korea Open bulan depan, Vita Marissa juga berlaga di nomor ganda putri duet dengan Variella Aprilsasi Putri Lejarsari. “Saya sebenarnya lebih fokus ke nomor ganda campuran, di omor ganda putri masih merupakan percobaan di awal tahun saja,” tutur Vita Marissa.

 Di turnamen Korea Open yang berlangsung pada bulan depan, Praveen/Vita mesti mulai laga dari babak kualifikasi. Mereka mendapatkan bye di babak pertama, lalu di babak kedua kualifikasi Praveen/Vita bakal menunggu pemenang antara pasangan dari Rusia, Vladimir Ivanov/Anastasia Chervaykova dengan pasangan Korsel, Kim Jung Ho/Kong Hee Yong. Sementara di nomor ganda putri, Vita/Variella menghadapi ganda Malaysia, Goh Liu Ying/Lim Yin Loo pada babak pertama.


Agen Bola Bursa Bandar
Baca Selengkapnya »»  

Peter Gade Sukses Kalahkan Lin Dan

Peter Gade

Peter Gade yang merupakan pebulu tangkis legendaris asal Denmark, akhirnya menutup karirnya sebagai pemain dengan hasil mengalahkan pemain unggulan China, Lin Dan. Dalam laga perpisahan yang berlangsung di Falconer Salen, Kopenhagen, Peter Gade mengalahkan pebulu tangkis yang meraih 2 medali emas Olimpiade tersebut dalam rubber game dengan skor 20-22, 21-16, & 21-14.

Peter Gade yang kini telah berusia 36 tahun pernah menempati ranking satu dunia antara lain pada tahun 1998 dan tahun 2001 dan 2006. Gade juga merupakan juara All England tahun 1999, 5 kali juara Eropa, dan juga memenangkan 22 gelar juara turnamen Grand Prix. Pada pertandingan ekshibisi dengan menghadapi Lin Dan, Peter Gade mendapat sambutan luar biasa. Para penonton yang hadir mengenakan topeng wajah Peter Gade pada saat ia memasuki lapangan dengan berselimutkan asap. Para penonton juga rela membeli karcis guna menyaksikan pahlawan bulu tangkis mereka berlaga untuk terakhir kalinya di event internasional.


Peter Gade Dipuji Putra Mahkota Denmark 



Peter Gade mendapatkan pujian dari Frederik yang merupakan putra mahkota Denmark. Frederik menyebutkan Peter Gade sebagai pemain yang mempunyai karisma. "Peter Gade mungkin orang Denmark yang paling dikenal di negeri China setelah nama Hans Christian Andersen. Kesediaan Lin Dan untuk bertanding di sini menunjukkan betapa besar nama Peter Gade," puji Frederik.

Pasca meraih medali emas pada ajang Olimpiade London, bulan Agustus lalu, Lin Dan memang ingin istirahat sampai bulan Maret 2013. Akan tetapi, ia memenuhi undangan dari Peter Gade yang ingin ia bertarung di hari perpisahannya. "Peter Gade memang sedikit lebih tua daripada saya. Akan tetapi, ia merupakan salah satu pebulu tangkis favorit saya. Peter Gade sudah menjadi bagian dari dunia bulu tangkis sepanjang 15 tahun terakhir," ujar Lin Dan (29 tahun).

Peter Gade sendiri mengaku dirinya gugup namun tetap menikmati pertandingannya bersama Lin Dan. "Saya sangat berterima kasih Lin Dan mau hadir dan saya juga sangat berterima kasih kepada semua yang telah datang," tutur Peter Gade.


Agen Bola Bursa Bandar
Baca Selengkapnya »»  

Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir Ciptakan Hattrick Di Makau Terbuka

Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir


Tontowi Ahmad / Lilyana Natsir pasangan ganda campuran Indonesia sukses mencetak hattrick usai menjuarai turnamen Makau Terbuka GP Gold 2012. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sebelumnya berhasil menjuarai gelar di ajang Macau Open Grand Prix Gold pada nomor ganda campuran di tahun 2010 dan tahun 2011.

Pasangan ganda campuran yang menjuarai All England 2012 tersebut kembali naik podium sebagai juara setelah berhasil memenangkan pertandingan lewat rubber game dengan skor 21-16, 14-21, & 21-16 atas ganda campuran Indonesia Rijal/Debby.

 “Kami pastinya sangat senang sekali dapat juara hingga tiga kali berturut-turut. Lawan dari teman sendiri sejatinya sulit juga lantaran mereka sudah tahu kekurangan dan kelebihan kami, terlebih lagi performa Rijal/Debby sedang dalam meningkat,” ujar Liliyana Natsir seperti dilansir situs PBSI .

Gelar juara Makau Terbuka ini menjadi gelar kelima untuk Tontowi/Liliyana sepanjang tahun 2012. Sebelumnya mereka berhasil meraih gelar di turnamen All England Superseries Premier, India Open Superseries, Swiss Open Grand Prix Gold, & Indonesia Open Grand Prix Gold.

Dengan usainya turnamen Macau Grand Prix Gold 2012, maka kedua Tontowi dan Liliyana bakal segera bertolak ke kota Jakarta untuk mempersiapkan diri mereka jelang Kejurnas 2012. Rijal, Tontowi, dan Debby bakal membela klub mereka, yakni PB Djarum, sementara Liliyana Natsir akan membawa nama PB Tangkas Specs.



Hasil Partai Final Makau Terbuka GP Gold





  • Ganda Putri: Eom Hye Won/Jang Hye Na (Korea Selatan) vs Choi Hye In/Kim So Young 21-18, 21-16
  • Tunggal Putri: Yu Sun (China) vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand) 21-19, 21-8
  • Ganda Campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia) vs Muhammad Rijal/Debby Susanto (Indonesia) 21-16, 14-21, 21-16
  • Tunggal Putra: Chen Yuekun (China) vs Gao Huan (China) 21-9, 21-17
  • Ganda Putra: Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (Taiwan) vs Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia) 14-21, 21-17, 21-16

Baca Selengkapnya »»